Mencari Keutamaan & Keridhoan Allah

Sujud SholatSemakin besar usaha kita, semakin besar pula hasil yang kita capai. Dan dengan kerja keras, bentuk kedengkian terhadap kita dapat diluruhkan.

Rosul pun mengingatkan kita dalam sabdanya : “Jika seseorang menyedikitkan amalnya, Allah akan menimpakan kegundahan padanya.” Disebutkan pula dalam hadist : Nabi bersabda : “Barangsiapa yang rela dengan sedikit amal, berarti ia ridho dengan rezki yang sedikit pula.”

Jika kita bertanya untuk apa kita beramal/ bekerja, jawaban orang bisa berbeda-beda tergantung niatnya. Bisa jadi sebagian orang mengatakan bekerja adalah untuk bertahan hidup. Ada pula yang mengatakan bekerja adalah untuk mengejar kekayaan dan kekuasaan. Pengangguran muda mengatakan tujuan bekerja adalah supaya bisa cepat bisa menikah. Anak-anak yang selalu menggantungkan nasib pada orang tuanya akan mengatakan bahwa tujuan bekerja adalah agar bisa mandiri, dan sebagainya.

Al-Qur’an menandaskan bahwa yang perlu dicari adalah “keutamaan dan keridhoan”, dalam Surat Al-Fath ayat 29 :

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu Kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya Karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Dalam Surat Al-Jumu’ah ayat 10 :

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”

Pada intinya yaitu :

Pertama, mencari keridhaan Allah

Kedua, mendapatkan keutamaan, kualitas, hikmah dari hasil yang diperoleh.

Semakin besar usaha kita, semakin besar pula hasil yang kita capai. Dan dengan kerja keras, bentuk kedengkian terhadap kita dapat diluruhkan.
Rosul pun mengingatkan kita dalam sabdanya : “Jika seseorang menyedikitkan amalnya, Allah akan menimpakan kegundahan padanya.” Disebutkan pula dalam hadist : Nabi bersabda : “Barangsiapa yang rela dengan sedikit amal, berarti ia ridho dengan rezki yang sedikit pula.”
Jika kita bertanya untuk apa kita beramal/ bekerja, jawaban orang bisa berbeda-beda tergantung niatnya. Bisa jadi sebagian orang mengatakan bekerja adalah untuk bertahan hidup. Ada pula yang mengatakan bekerja adalah untuk mengejar kekayaan dan kekuasaan. Pengangguran muda mengatakan tujuan bekerja adalah supaya bisa cepat bisa menikah. Anak-anak yang selalu menggantungkan nasib pada orang tuanya akan mengatakan bahwa tujuan bekerja adalah agar bisa mandiri, dan sebagainya.
Al-Qur’an menandaskan bahwa yang perlu dicari adalah “keutamaan dan keridhoan”, dalam Surat Al-Fath ayat 29 :
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu Kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya Karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.”
Dalam Surat Al-Jumu’ah ayat 10 :
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”
Pada intinya yaitu :
Pertama, mencari keridhaan Allah
Kedua, mendapatkan keutamaan, kualitas, hikmah dari hasil yang diperoleh.

One thought on “Mencari Keutamaan & Keridhoan Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s