Akhlak Mulia [Bag. 1]

Akhlak Mulia [Bag. 1]

Sobat, Islam itu sangat memperhatikan akhlak umatnya. Mempunyai sikap berbudi dan berbuat baik harus menjadi bagian dari keseharian muslimin. Sebagaimana kita ketahui, Islam itu tidak memandang bangsa, suku, warna kulit, warna rambut, warna kuku (yang terakhir ngawur he..). Ajaran Islam itu berlaku untuk semuanya dan bersifat umum, namun terkadang dalam penerapannya terkadang sulit, malahan banyak dari kita yang melakukan tindakan kejahatan.

Satu hal yang sangat sulit dalam menerapkan sikap berbudi dan berbuat baik, ketika akal kita terkalahkan oleh hawa nafsu. Dalam kondisi saat ini banyak orang sekarang mulai menyadari akan arti pentingnya adab perilaku dan budi baik. Kegagalan kebanyakan pendidikan saat ini dalam menghasilkan ilmuwan-ilmuwan yang mumpuni hanya sampai kepada ketinggian ilmu pengetahuan saja, namun melupakan akhlak. Itulah produk dari pendidikan yang timpang, namun kebalikannya yang mana ajaran Islam itu telah mempunyai perhatian khusus dan tidak mengabaikan saja hanya mengejar kepintaran dan kepandaian semata.

Banyak pakar pendidikan pun akhirnya menggembor-gemborkan akan pendidikan karakter, budi baik, sopan santun, etika, atau moral. Memang jujur tidak bisa dipungkiri bahwa tiap perilaku kehidupan manusia itu tidak bisa lepas dari kepercayaannya. Apalagi seorang Muslim yang mana seharusnya mengetahui akan nilai-nilai ajaran Islam sebagai pedoman menjalani hidup.

Jauh-jauh sebelum pada koar-koar tentang pendidikan karakter, Islam telah menunjukkan dan peduli tidak sekedar hanya semata-mata sopan santun, etika ataupun moral. Namun lebih dari itu semua yaitu akhlak. Kalo kita mengambil makna etimologi akhlak diambil dari akar kata khuluk yang mempunyai arti tabiat, kebiasaan, muruah, fitrah ataupun naluri.

Kemudian jika secara syar’i, sebagaimana yang diungkapkan oleh Imam Ghazali, akhlak adalah sesuatu yang menggambarkan didalam perilaku seseorang itu terdapat jiwa yang baik, yang darinya pula keluar perbuatan secara mudah dan otomatis tanpa berpikir sebelumnya.

Nah terus jika sumber perilaku itu telah didasari oleh perbuatan yang baik dan mulia, yang telah dapat dibenarkan oleh akal dan syariat, itu dinamakan akhlak yang mulia. Tentu saja kebalikannya, jika tidak sesuai dengan akal dan syariat maka dinamakan akhlak yang tercela. Kalo menurut Abu Bakr Jabir Al Jazairi dalam kitabnya Minhajul Muslim dituliskan, akhlak merupakan sesuatu yang bersemayam di dalam hati dimana menjadi tempat munculnya tindakan-tindakan sukarela, tindakan yang benar ataupun salah. Menurut tabiatnya juga ia dapat siap untuk menerima pengaruh pembinaan yang baik, atau pembinaan yang salah kepadanya.

Jadi jika dalam hati telah dibina untuk memilih keutamaan, kebenaran, cinta kebaikan, cinta keindahan, dan benci keburukan, maka itu telah menjadi trade marknya dan tentu saja perbuatan-perbuatan baik akan muncul dengan mudah dari kita. Itulah yang disebut dengan akhlak mulia, misalnya akhlak lemah lembut, akhlak sabar, akhlak dermawan, akhlak berani, akhlak adil, akhlak berbuat baik, dan lain sebagainya dari akhlak-akhlak yang baik serta penyempurna diri.

Kemudian pertanyaannya adalah, kita berpatokan sama siapa nih untuk berakhlak yang mulia? Baiklah untuk menjawabnya kita akan lanjutkan pada tulisan berikutnya yaa..

Wassalam😉

4 thoughts on “Akhlak Mulia [Bag. 1]

  1. subhanallah…artikelnya bagus akhi..
    Jadi ingat..hadist pertama yg pernah di minta guru agama SMU menghayati dan menghapalkan..yupz..yang akhi tulis di atas dan jadi inti dari artikel ini..
    dan yang menyedihkan sekarang..akhlaqul karimah yang dimiliki umat di dunia ini telah banyak pudar..masya Allah..dan banyak menimbulkan masalah..sebenarnya mudah ya akhi cara penyelesaiannya..cukup menerapkan dan mempraktikkan apa yg ada di tulisan akhi di atas…
    semoga tulisan ini banyak menjadi perenungan bagi kita bersama..
    jazakallah khair dah di link🙂

    subhanallah..sepertinya banyak yg berubah dari diri akhi..dan Insya Allah perubahan yg baik..amiin..

  2. khairul bariyah: amiiin ya rob…🙂
    fajri: Iyaaa sama-sama terima kasih kembali… memang semua itu membutuhkan peran kita semua bersama..
    semoga bermanfaat..😉

  3. Yap, maybe thats why alam murka kpd qt coz manusiany yg tdk berakhlaq baik dgn alam’n lingkungan..buang sampah sembarangan, membunuh hewan dgn menyakiti, dll..klo dluar negri, burung2 kumpul mndekati qt..klo dsini, mreka ngacir mlihat qt🙂

    Trlebih lg akhlaq kpd ssama mnusia..yup akhlaq seseorg itu akn nampak asliny dsaat kritis..

    katany c, ketika saat akhlaq ato hubungan qt sdng baik dgn mnusia mk insyaAllah ini akn brbanding lurus dgn hubungan qt dgn Allah SWT..’n bgitu jg sbalikny..nice share^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s