Belajar Ilmu HI Yuk.. [4]

Belajar Ilmu HI Yuk.. [4]

Dalam tulisan sebelumnya, saya membahas sedikit mengenai reaksi sebagai akibat dari penerapan politik luar negeri. Nah masalah reaksi yang dimunculkan oleh lingkungan luar ini kemudian dibahas menjadi bagian dari disiplin politik internasional. Apa yang dimaksud dengan politik internasional?

Saya ambilkan saja salah satunya dari K.J. Holsti yang mendefinisikan politik internasional sebagai, “..interaksi antara dua negara atau lebih… yang terdiri dari pola tindakan suatu negara dan reaksi atau tanggapan negara lain terhadap tindakan tersebut..”

Baiklah, jika politik luar negeri itu hanya membahas bagaimanakah sebuah negara itu menanggapi serangkaian tindakan yang diambil berdasarkan analisis kondisi internasional, maka politik internasional merupakan reaksi-reaksi dari tindakan antar negara.

Inilah bidang yang secara khusus membahas prinsip aksi-reaksi yaitu politik internasional. Hmm.. supaya lebih jelas coba kita perhatikan gambar berikut ini:

Belajar Ilmu HI Yuk.. [4]Beda banget dengan politik luar negeri, nah kalo politik internasional itu menitik beratkan kepada dinamika tanggap-menanggapi antara dua atau banyak negara.

Maka dari itu, di dalam politik internasional juga dibahas masalah politik luar negeri, tetapi hanya sejauh politik luar negeri itu berakibat pada kondisi aksi-reaksi antar negara. Masih agak ribet nih?

Yawdah saya beri contoh, misalnya saja peristiwa masuknya Timor Timur ke dalam negara kesatuan Republik Indonesia (walaupun sekarang sudah keluar lagi). Nah kasus ini merupakan masalah politik internasional, mengapa?

Sebab kasus ini melibatkan 2 negara berdaulat yaitu Indonesia dan Portugal. Bahkan Indonesia memasukkan Timor Timur ke dalam wilayahnya bukan tanpa sebab-sebab begitu saja.

Pertama

Kondisi politik internasional saat itu tahun 1976 terjadi akibat Perang Dingin antara blok Komunis yang dipimpin oleh Uni Sovyet melawan blok Kapitalis yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

Kedua

Amerika Serikat saat itu memiliki sekutu di dekat wilayah Timor Timur yaitu Australia.

Ketiga

Indonesia yang telah tergabung dalam ASEAN juga tengah menghadapi ancaman Komunis dari Utara yaitu lewat jalur Cina ke Vietnam Utara.

Keempat

Nampaknya Portugal seperti menelantarkan wilayah Timor Timur yang mana mengakibatkan di wilayah tersebut menjadi basis latihan gerilyawan komunis yang hendak merebut kekuasaan.

Kelima

Pemerintahan Indonesia zaman orde baru dibawah Presiden Soeharto lebih cenderung anti komunis namun pro kapitalis. Dan melihat dari beberapa sebab-sebab tersebut maka masuknya Timor Timur ke dalam wilayah Indonesia sangat kental sekali berbau dimensi politik internasional.😉

Bagaimana menurut teman-teman, apakah ada pendapat lain? Silahkan tinggalkan saja komentarnya dibawah ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s